Sunday, 27 April 2014

Membuat Biodata menggunakan Array pada Java



Membuat Biodata menggunakan Array pada Java

Sebelum saya menjelaskan tlisan saya maka saya akan membuat contoh programnya dulu...
 
      Ok,, saya akan menjelaskan sedikit tentang program yang saya kerjakan diatas, ini adalah dimana kita menggunakan teknik array untuk membuat dan mencetak biodata menggunakan java. Berikut penjelasannya....

Class test {} merupakan nama class yang kita buat di JAVA.

public static void main(String[] args){ } merupakan nama class main dari JAVA yang "WAJIB" ada dalam setiap class utama program yang kita buat.

Scanner input =new Scanner(System.in); untuk menampilkan output pada program java yang telah di input,

Int a,b,c,d ; untuk memasukan  inputan  yang akan di load System.out.print("………."); adalah syntaks untuk membuat tulisan "……" di java.    

a = input.nextInt(); untuk memasukan loadtan pada tampilanmasukan nilai,

String [20] untuk membatasi carakter string, System.out.print("Masukan Nama : "); untuk mencetak Masukan nama pada output program,

nama[c]=input.nextLine(); untuk meload nama yang sudah diinput, for(c=0;c<a;c++) yaitu sebuah logika dalam bahasa pemrograman,  

System.out.print("Nama : "+nama[c]); untuk mencetak dan memangil nama dan inputan nama yang sudah dii ketik sebelumnya 

Scanner input = new Scanner (System.in); ini untuk membaca atau menscanner inputan yang kita buat

String b; ini adalah untuk membuat string pada java menggunakan b

String nama[]= new String[20]; artinya nama yang akan kita masukkan gak boleh melebihi 20 karakter...

String kelas[]= new String[5]; begitu juga dengan kelas, gak boleh juga melebihi 5 karakter

String npm[]= new String[8]; buat npm kita hanya dibatasi menggunakan 8 karakter..

int a,c; integernya menggunakan variabel a dan c

System.out.print("masukan banyak data : "); a=input.nextInt(); artinya mencetak masukkan banyak data lalu dibaca melalui variabel a input.nextInt.
b=input.nextLine(); untuk menginput hasil data pada baris selanjutnya.
for(c=0;c<a;c++) untuk c sama dengan nol c nya lebih kecil dari dari a maka c nya akan bertambah secara terus menerus.
{ membuka program..

System.out.print("data ke "+(c+1)+"\n"); artimnya data yang kita masukkan dari awal maka akan ikut mencetak di baris selanjutnya.

System.out.print("Masukan Nama : "); nama[c]=input.nextLine(); untuk memasukkan nama lalu dicetak dibaris selanjutnya..    

System.out.print("Masukan Kelas : "); kelas[c]=input.nextLine(); untuk memasukkan kelas dan dicetak di baris selanjutnya.

System.out.print("Masukan Npm : "); npm[c]=input.nextLine(); untuk memasukkan npm lalu inputannya akan dicetak di baris selanjutnya..

System.out.print(" "); maka hasil inputan akan dibaca.
}

for(c=0;c<a;c++) untuk c sama dengan nol dan c lebih kecil dari a maka c nya akan bertambah secara otomatis
{
System.out.print("Data ke "+(c+1)); data ke 1 akan bertamabah secara otomatis

System.out.print("Nama : "+nama[c]); maka untuk nama juga akan seperti itu

System.out.print("Kelas : "+kelas[c]); untuk kelas juga sama

System.out.print("Npm : "+npm[c]); npm juga sama

System.out.print(" "); maka hasil semua inputan akan di cetak.


Setelah kita selesai menulis program maka langkah yang akan kita lakukan selanjutnya adalah klik pada run project maka pada bagian bawah akan tampil inputang yang harus diinput dan pemberitauan jiaka ada codingan yang salah , jika program yang di masukan tidak ada yang salah, masukan data yang diinginkan maka akan muncul outputan seperti berikut :



 sekian dulu ya.... semoga bermanfaat buat anda.... ^_^









 
CONTOH PROGRAM ARRAY PADA C++


berikut adalah contoh program kodingan yang saya kerjakan

#include <iostream.h>
#include <conio.h>
#include <iomanip.h>
void main()
{
int a[10][10];
int b,k,b1,k1;
cout<<"Masukan banyak Baris : "; cin>>b;
cout<<"Masukan banyak kolom : "; cin>>k;
for(b1=0;b1<b;b1++)
{
for(k1=0;k1<k;k1++)
{
cout<<"Element ["<<(b1+1)<<" , "<<(k1+1)<<"]= "; cin>>a[b1][k1];
}
}
for(b1=0;b1<b;b1++)
{
for(k1=0;k1<k;k1++)
{
cout<<a[b1][k1]<<setw(10);
}
cout<<endl;
}
getch();
}


mungkin saya akan menjelaskan arti dari kodingan yang saya kerjakan ini....

#include  <iostream> iostream.h perlu disertakan pada program yang melibatkan obyek cout.
#include <conio.h>  diperlukan bila melibatkan clrscr(), yaitu perintah untuk membersihkan layar, Fungsi void main () yang menjadi inti dari program dan merupakan awal dan akhir dari eksekusi program,
Tanda “ { “ menunjukkan tanda awal dari perintah-perintah yang akan dieksekusi,
clrscr() yaitu perintah untuk membersihkan layar, int : untuk menampung nilai for(i=0;i<5;i++) adalah sebuah logika dalam pemrograman,
 cout<< untuk mengarahkan data ke dalam standar output (cetak pada layar,
Tanda “ } ”  Untuk Mengakhiri Program dalam C++,
Getch () dipakai untuk membaca sebuah karakter dengan sifat karakter yang dimasukkan
int a[10][10]; untuk menampung nilai
int b,k,b1,k1; integer yang kita masukkan adalah sebagai berikut..
cout<<"Masukan banyak Baris : "; cin>>b; untuk mencetak masukkan banyak baris, lalu akan dibaca oleh integer b
cout<<"Masukan banyak kolom : "; cin>>k; Untuk mencetak inputan yang akan kita input, lalu hasil akan dibaca olehb integer K
for(b1=0;b1<b;b1++) ini adalah rumus untuk membuat arraynya
for(k1=0;k1<k;k1++)
cout<<"Element ["<<(b1+1)<<" , "<<(k1+1)<<"]= "; cin>>a[b1][k1]; rumus yang kita gunakan untuk membuat elemnya seperti yang ada pada output program diatas.
for(b1=0;b1<b;b1++) untuk mencetak hasil dari elem array tersebut kita menggunakan rumus ini.
for(k1=0;k1<k;k1++)
cout<<a[b1][k1]<<setw(10);
cout<<endl; untuk mengakhiri program pada baris selanjutnya.
getch();
} untuk mengakhiri program.

Setelah itu compile this file untuk mengetahui jika codingan ada yang salah atau benar, jika codingan yang dimasukan sudah benar.Lalu klik ok, kemudian klik Debug pilih run atau tekan ctrl+F9 maka akan muncul hasil dari codingan yang kita masukan seperti gambar berikut dan masukan data :


outputnya....


sekian hasil kodingan saya, kiranya bermanfaat yahh....



Sunday, 29 December 2013

sim 3 & 4

Komputer sebagai elemen dan sistem informasi

6 dasar elemen sistem informasi

v  Perangkat keras

Hardware adalah bagian yang paling jelas dari suatu sistem informasi berbasis komputer. Hardware mengacu pada komputer itu sendiri, bersama dengan periferal setiap dan semua, termasuk server, router, monitor, printer dan perangkat penyimpanan. Sebuah CBIS dapat menggunakan satu komputer atau ribuan.

v  Perangkat lunak
Tanpa software, hardware tidak akan sangat berguna. Software, elemen kedua dari CBIS, yang memberitahu perangkat keras bagaimana berfungsi. Hal mengumpulkan, mengatur dan memanipulasi data dan melakukan petunjuk. Segala sesuatu yang Anda lakukan dengan menggunakan komputer yang dilakukan oleh perangkat lunak.
Sponsored Links
100% Free DataSheet (PDF)
Over 20000000 DataSheet. It's Free. Multi Fast Search System.
www.AllDataSheet.com

v  Data
Data, atau informasi, adalah elemen ketiga dari CBIS a. Sama seperti perangkat keras tidak bisa berfungsi tanpa software, perangkat lunak tidak dapat berfungsi tanpa data. Ini adalah bagian informasi dari suatu sistem informasi, dan apakah itu adalah data statistik, set instruksi, daftar nama-nama atau bahkan grafis dan animasi, itu semua kunci untuk CBIS.

v  Prosedur
Hal ini umumnya mengatakan bahwa "prosedur adalah untuk orang-orang apa software adalah perangkat keras." Unsur keempat CBIS, prosedur adalah aturan, deskripsi dan instruksi untuk bagaimana hal tersebut dilakukan. Di komputer berbasis sistem informasi, prosedur sering tercakup dalam manual instruksi atau pengguna yang menggambarkan bagaimana menggunakan perangkat keras, perangkat lunak dan data.

v  Orang-orang
Orang adalah bagian yang paling sering diabaikan dan paling penting dari sebuah sistem informasi berbasis komputer. Ini adalah orang-orang yang merancang dan mengoperasikan perangkat lunak, masukan data, membangun perangkat keras dan tetap berjalan, menulis prosedur dan pada akhirnya orang-orang yang menentukan keberhasilan atau kegagalan suatu CBIS.

v  Komunikasi
Komunikasi yang tersisa dari beberapa daftar elemen CBIS, tetapi untuk CBIS yang melibatkan lebih dari satu bagian dari perangkat keras untuk fungsi, komunikasi atau konektivitas adalah sebuah kebutuhan. Hal ini, sebagian, karena bagian itu tercakup dalam hardware. Komponen yang memungkinkan satu komputer untuk berkomunikasi dengan yang lain adalah hardware dan dikendalikan oleh perangkat lunak. Jika komunikasi antara orang-orang yang termasuk dalam elemen ini, meskipun, itu merupakan elemen penting.


Software aplikasi merupakan program yang digunakan untuk menyelesaikan suatu aplikasi tertentu. Beberapa aplikasi disebut general purpose programs. Secara umum, general purpose programs antara lain :

1. Pengolah kata, adalah program yang menjadikan computer berfungsi sebagai alat Bantu dalam membuat, mengedit, mengatur, menyimpan dan mencetak dokumen berupa teks. Misalnya Wordstar, Word Prefect, MS-Word, AMI PRO dan Chi Writer.

2. Pengolah angka, adalah program yang menjadikan computer berfungsi sebagai alat Bantu dalam membuat, mengedit, mengatur, menyimpan dan mencetak dokumen berupa table dan grafik yang merupakan implementasi dari data yang ada. Misalnya Lotus, MS-Excel, Quattro Pro dsb.

3. Pengolah data, adalah program yang menjadikan computer berfungsi sebagai alat Bantu dalam membuat, mengedit, mengatur, menyimpan dan mencetak dokumen berupa informasi hasil pengolahan data. Misalnya Dbase, FoxBase dan FoxPro.

4. Desktop Publishing, program yang menjadikan komputer berfungsi sebagai alat Bantu dalam membuat, mengedit, mengatur, menyimpan dan mencetak dokumen yang terdiri dari gambar, border, grafik dsb.

5. Software telekomunikasi, adalah program yang membantu membangun hubungan dalam system jaringan komputer. Dalam suatu jaringan komunikasi data antara dua jenis atau lebih prosesor diperlukan suatu jenis perangkat lunak yang disebut protokol. Contoh perangkat lunak protokol adalah TCP/IP, Ethernet, PCNet, PC BBS dll.

6. Software grafis, adalah program yang menjadikan computer berfungsi sebagai alat Bantu dalam membuat, mengedit, mengatur, menyimpan dan mencetak dokumen berupa presentasi dsbnya. Misalnya Power Point, Corel Draw dan Photoshop.

7. Software multimedia, adalah program yang menjadikan computer berfungsi sebagai alat Bantu dalam membuat, mengedit, mengatur, menyimpan dan mencetak dokumen berupa gabungan dari data, suara, gambar, video dan animasi.  



sumber http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://www.ehow.com/list_7656401_six-elements-information-system.html
http://febbyanto.blogspot.com/2009/12/komputer-sebagai-elemen-dalam-sistem.html 




MANAJEMEN DATA BASE
1.1 Data
Nilai/value yang turut merepresentasikan deskripsi dari suatu objek atau kejadian (event).
Data adalah representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek seperti manusia (pegawai, siswa, pembeli, pelanggan), barang, hewan peristiwa, konsep, keadaan, dan sebagainya yang direkam dalam bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi, atau kombinasinya.Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata. Kejadian (event) adalah sesuatu yang terjadi pada saat tertentu. Sebagai contoh, dalam dunia bisnis kejadian-kejadian nyata yang sering terjadi adalah perubahan dari suatu nilai yang disebut dengan transaksi. Misalnya penjualan adalah transaksi perubahan nilai barang menjadi nilai uang atau nilai piutang dagang. Kesatuan nyata (fact and entity) adalah berupa suatu obyek nyata seperti tempat, benda dan orang yang betul-betul ada dan terjadi. Sumber dari informasi adalah data. Data merupakan bentuk jamak dari bentuk tunggal data-item. Data merupakan bentuk yang belum dapat memberikan manfaat yang besar bagi penerimanya, sehingga perlu suatu model yang nantinya akan dikelompokkan dan diproses untuk menghasilkan informasi.
2. Database
Database adalah Kumpulan dari item data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan di hardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi untuk kegunaan tertentu.Menurut Abdul Kadir dan Terra Ch. Trwahyuni (2003:484) Basis Data adalah suatu pengorganisasian sekumpulan data yang saling terkait sehingga memudahkan aktivitas untuk memperoleh infomasi.
Diungkapkan oleh Fathansyah (2002:2) Basis Data merupakan :
“Himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan yang diorganisasi sedemikan rupa agar kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah. Basis Data adalah kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redudansi) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Basis Data adalah kumpulan file/tabel/arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam media elektronis”. Berdasarkan beberapa pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa database atau basis data merupakan sekumpulan data yang saling berhubungan yang berfungsi sebagai penyedia informasi bagi pengguna / user.
3. Record
Record adalah Kumpulan dari field membentuk suatu record. Record menggambarkan suatu unit data individu yang tertentu. Kumpulan dari record membentuk suatu file. Misalnya file personalia, tiap-tiap record dapat mewakili data tiap-tiap karyawan.
4. Field
Field adalah merepresentasikan suatu atribut dari record yang menunjukkan suatu item dari data, seperti misalnya nama, alamat dan lain sebagainya. Kumpulan dari field membentuk suatu record.
�� field name: harus diberi nama untuk membedakan field yang satu dengan lainnya
�� field representation: tipe field (karakter, teks, tanggal, angka, dsb), lebar field (ruang maksimum yang dapat diisi dengan karakter-karakter data).
�� field value: isi dari field untuk masing-masing record.

5. Entitas
Entitas adalah suatu objek yang dapat didefinisikan dalam lingkungan pemakai, sesuatu yang penting bagi pemakai dalam konteks sistem yang akan dibuat. Sebagai contoh pelanggan, pegawai dll. Seandainya A adalah seorang pegawai maka A adalah isi dari pegawai, sedangkan jika B adalah seorang pelanggan maka B adalah isi dari pelanggan. Karena itu harus dibedakan entitas sebagai bentuk umum dari deskripsi tertentu dan isi entitas seperti A dan B dalam contoh di atas.
§ Fisik Entitas
Entitas yang bersifat fisik. Contoh : pegawai, guru, dan karyawan.
§ Konsep Entitas
Entitas yang tidak bersifat konsep. Contoh: gaji,sekolah
§ Entitas Kuat
Entitas yang mempunyai atribut kunci. Entitas ini bersifat mandiri, keberadaanya tidak bergantung pada entitas lainnya. Percepatan entitas kuat selalu memiliki karakteristik yang unik disebut identifier(sebuah atribut tunggal atau gabungan atribut-atribut yang secara unik dapat digunakan untuk membedakannya dari entitas kuat yang lain).
Kebanyakan entitas dalam suatu organisasi dapat digolongkan sebagai entitas kuat (strong entity) yaitu entitas yang mandiri, yang keberadaannya tidak bergantung pada keberadaan entitas yang lainnya. Instansiasi entitas kuat selalu memiliki karakteristik yang unik (dinamakan identifier atau sering disebut sebagai atribut pengidentifikasi) yaitu, sebuah atribut tunggal atau gabungan atribut-atribut yang secara unik dapat digunakan untuk membedakannya dari entitas kuat yang lain.
§ Entitas Lemah
Entitas yang tidak mempunyai atribut kunci. Entitas lemah diidentifikasikan dengan menghubungkan entitas tertentu dari tipe entitas yang lain ditambah atribut dari entitas lemah. Tipe entitas lain yang dipakai untuk mengidentifikasikan suatu entitas lemah disebut identifying owner dan relasi yang menghubungkan entitas lemah dengan owner disebut identifying relationship Contoh entitas pegawai.
2.1 Entity Relationship Diagram (ERD)
ERD merupakan notasi grafis dalam pemodelan data konseptual yang mendeskripsikan hubungan antara penyimpanan. ERD digunakan untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, karena hal ini relatif kompleks. Dengan ERD kita dapat menguji model dengan mengabaikan proses yang harus dilakukan. Dan dengan ERD kita mencoba menjawab pertanyaan seperti; data apa yang kita perlukan? bagaimana data yang satu berhubungan dengan yang lain?
ERD menggunakan sejumlah notasi dan simbol untuk menggambarkan struktur dan hubungan antar data, pada dasarnya ada 3 macam simbol yang digunakan yaitu :
1. Entiti : adalah suatu objek yang dapat diidentifikasi dalam lingkungan pemakai, sesuatu yang penting bagi pemakai dalam konteks sistem yang akan dibuat. Sebagai contoh pelanggan, pekerja dan lain-lain. Seandainya A adalah seorang pekerja maka A adalah isi dari pekerja, sedangkan jika B adalah seorang pelanggan maka B adalah isi dari pelanggan. Karena itu harus dibedakan antara entitii sebagai bentuk umum dari deskripsi tertentu dan isi entiti seperti A dan B dalam contoh di atas. Entiti digambarkan dalam bentuk persegi empat.
2. Atribut : Entiti mempunyai elemen yang disebut atribut, dan berfungsi mendeskripsikan karakter entiti. Misalnya atribut nama pekerja dari entiti pekerja. Setiap ERD bisa terdapat lebih dari satu atribut. Entiti digambarkan dalam bentuk ellips.
3. Hubungan : Relationship; sebagaimana halnya entiti maka dalam hubunganpun harus dibedakan antara hubungan atau bentuk hubungan antar entiti dengan isi dari hubungan itu sendiri. Misalnya dalam kasus hubungan antara entiti siswa dan entiti mata_kuliah adalah mengikuti, sedangkan isi hubungannya dapat berupa nilai_ujian. Relationship digambarkan dalam bentuk intan / diamonds.

Jenis-jenis hubungan :
�� satu ke satu, misalnya dalam suatu perusahaan mempunyai aturan satu supir hanya boleh menangani satu kendaraan karena alasan tertentu.
�� satu ke banyak / banyak ke satu, misalnya suatu sekolah selalu mempunyai asumsi bahwa satu kelas terdiri dari banyak siswa tetapi tidak sebaliknya, yaitu satu siswa tidak dapat belajar pada kelas yang berbeda.

3.1 Diagram REA
Diagram REA adalah secara khusus berguna untuk mendokumentasikan SIA tingkat lanjut yang menggunakan database, karena kardinalitas dalam diagram REA menyediakan informasi mengenai praktik bisnis organisasi dan pola pertukaran ekonominya.
Sejauh ini telah di tunjukkan bagaimana cara menggunakan model data REA untuk mengarahkan desain SIA. Dalam proses tersebut, di kembangkan diagram REA. Bagian ini, membahas bagaimana diagram REA dapat juga di gunakan untuk mendokumentasikan praktik bisnis dan mengarahkan pencarian informasi dari database.
MENGGUNAKAN DIAGRAM REA
1. Dokumentasi praktik bisnis
Untuk menginterprestasikan secara tepat makna dari kardinalitas pada diagram REA, perlu di pahami dengan baik mengenai hal yang di wakili dari kemunculan setiap entitas. Hal ini biasanya mudah untuk entitas pelaku dan kegiatan,. Setiap kemunculan entitas pelaku mewakili orang atau organisasi tertentu. Sama halnya dengan kemunculan entiras kegiatan yang mewakili transaksi atau aktivitas bisnis tertentu.

Akan tetapi, pemahaman mengenai hal yang di wakili oleh kemunculan sumber daya, kadang-kadang lebih sulit,. Misalnya mengenai persediaan. Kemunculan dari entitas ini dapat mewakili satu objek fisik tertentu atau kelompok objek, bergantung pada sifat persediaan tersebut. Dalam kasus seperti ini, perlu di uji atribut yang bersosialisasi dngan entitas tersebut guna menentukan apa yang di wakilinya.

2. Pengambilan informasi dari SIA
Diagram REA yang lengkap juga berfungsi sebagai petunjuk yang berguna untuk meminta informasi dari database SIA yang di kembangkan untuk siklus pendapatan dengan meNggunakan model data REA, jika di lihat sekilas, akan tampak bahwa sejumlah elemen yang ada pada SIA tradisional, seprti jurnal, buku besar, dan informasi mengenai piutang di hilangkan. Dalam kenyataannya informasi tersebut ada tetapi di simpan dalam format yang berbeda.
Menghasilkan jurnal dan buku besar, permintaan data(queries) dapat di gunakan untuk menghasilkan jurnal dan buku besar dari database relasional yang di buat dengan menggunakan model REA, informasi biasanya di temukan dalam jurnal yang di simpan dalam tabel-tabel yang di gunakan untuk mencatat data mengenai kegiatan.
Akan tetapi secara tradisional, jurnal penjualan di gunakan untuk mencatat semua penjualan secara kredit. Oleh sebab itu, permintaan untuk menghasilkan jurnal penjualan secara kredit akan harus menckup tabel penerimaan penjualan dan tunai(kas). Logika dari permintaan akan mencakup pembatasan hasil sehingga hanya menampilkan penjualan yang tidak berhubungan dengan kegiatan pembayaran pelanggan yang terjadi pada hari yang sama dengan penjualan. Proses yang sama dapat diikuti untuk menghasilkan jurnal kegiatan seperti pembelian atau pembayaran.
Implementasi diagram rea :
MODEL DATA REA secara khusus dipergunakan dalam desain dtabase SIA sebagai alat pembuatan model konseptual yang fokus pada aspek semantik bisnis yang mendasari aktivitas rantai nilai suatu organisasi.

MENGIMPLEMETASIKAN DIAGRAM REA DALAM D-BASE RELASIONAL

× Model data REA mengklasifikasikan ke dalam tiga kategori, yaitu : (berikan contoh)
1. sumber daya yang didapat dan dipergunakan organisasi (Resource)
conth : kas dan persediaan, perlengkapan, gudang pabrik dsb
2. Kegiatan atau aktivitas bisnis yang dilakukan organisasi (Event)
Contoh : sales events, taking customer orders
3. Pelaku yang terlibat dalam kegiatan tersebut (agent)
Conth : pegawai (staf penjualan dan kasir), pelanggan

× Membangun diagram REA untuk siklus transaksi tertentu teriri dari empat langkah :

1. Identifikasi pasangan kegiatan pertukaran ekonomi yang mewakili hubungan kualitas dasar memberi-untuk-menerima, dalam siklus tersebut.

Penjelasan :
• Pertukaran ekonomi dasar dalam siklus pendapatan melibatkan penjualan barang dagangan atau pelayanan, serta serangkaian penerimaan kas sebagai pembayaran dalam penjualan tersebut.

• Diagram REA untuk siklus pendapatan S&S dengan membuat entitas kegiatan penjualan dan penerimaan kas dalam bentuk persegi panjang, dan hubungan dualitas ekonomi antara mereka, dalam bentuk wajik

2. Identifikasi sumber daya yang dipengaruhi oleh setiap kegiatan pertukaran ekonomi dan para pelaku yang terlibat dalm kegiatan tersebut.
Penjelasan :
• Ketika kegiatan yang menjadi pusat perhatian telah ditentukan, sumber daya yang dipengaruhi oleh kegiatan tersebut perlu diidentifikasi.
• Kegiatan penjualan dapat diterjemahkan menjadi pemberian persediaan kepada pelanggan.
• Kegiatan penerimaan kas dapat diterjemahkan sebagai menerima kas dari pelanggan.
• Setelah menentukan sumber daya yang dipengaruhi oleh setiap kegiatan, langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah mengidentifikasi pelaku yang terlibat dalam kegiatan-kegiatan tersebut.
• Paling tidak selalu terdapat satu pelaku internal (pegawai) dan, di sebagian besar kondisi, seorang pelaku eksternal (pelanggan/pemasok) yang terlibat dalam setiap kegiatan.

3. Analisis setiap kegiatan pertukaran ekonomi utnuk menetapkan apakah kegiatan tersebut harus dipecah menjadi suatu kombinasi dari satu atau lebih kegiatan komitmen dan kegiatan petukaran ekonomi.

Penjelasan :
• Langkah ketiga dalam menggambar diagram REA adalah menganalisis kegiatan pertukaran ekonomi untuk menetapkan apakah kegiatan tersebut dapat dipecah menjadi sebuah kombinasi dari satu atau lebih kegiatan komitmen dan pertukaran.
• Contoh: Kegiatan penjualan dapat dipergunakan untuk mewakili baik penjualan dengan pengiriman maupun yang terjadi di toko. economic exchange event.

4. Tetapkan kardinalitas setiap hubungan

Penjelasan :
• Kardinalitas menunjukkan bagaimana perumpamaan dalam satu entitas dapat dihubungkan ke perumpamaan tertentu dalam entitas lainnya.
• Kardinalitas sering diungkapkan sebagai pasangan nomor di setiap entitas.
• Nomor pertama adalah kardinalitas minimum, dan nomor kedua adalah kardinalitas maksimum.
• Kardinalitas maksimem dari sebuah hubungan menunjukkan apakah setiap baris dalam entitas dapat dihubungkan lebih dari satu baris dalam entitas lainnya on the other side of the relationship.
• Kardinalitas maksimem dapat baik 1 atau N.
• Kardinalitas minimem 1 artinya bahwa setiap baris dalam tabel itu dapat dihubungkan ke hanya satu baris dalam tabel lainnya.
• Kardinal maksimem N artinya bahwa setiap baris dalam tabel itu bisa dihubungkan lebih dari satu baris dalam tabel lainnya.


Sumber : www.google.com